Bahasa Dan Komunikasi

A. Berbagai Jenis Perbuatan

Perbuatan dapat digolongkan menjadi empat golongan, yakni :

  1. Interpretatif

Ialah perbuatan yang diperoleh dari hasil interpretasi pengamatnya.

  1. Noninterpretatif

Perbuatan yang tidak mungkin diinterpretasi lain oleh pengamatnya dari apa yang terlihat dalam perbuatannya.

  1. Tidak disengaja

Perbuatan yang tidak dilatarbelakangi sumber-sumber tertentu yang mendorong terjadinya perbuatan tersebut. Biasanya perbuatan yang seperti ini tidak menuntt tanggung jawab.

Misalnya Gejala tdk disengaja dan tidak menuntut tnggung jawab = menggigil, tertawa

  1. Disengaja

Perbuatan yang dilatarbelakangi sumber- sumber seperti :tujuan, motivasi, kehendak, intensitas (lambang).

Contoh: Gejala yg menuntut tanggung jawab (Lambang) = tertawa karena mengejek
Dalam kontak sosial terdapat gejala yg menuntut tanggung jawab : bersin, batuk, menguap didepan org lain.

B. Perbuatan Komunikatif dan Nonkomunikatif

1. Nonkomunikatif : perbuatan yang tidak menghendaki tanggapan.

Cth : makan, membaca.

2. Salah Interpretasi: perbuatan yang Nonkomunikatif tetapi ditanggapi orang lain.

Cth : menggaruk2 kepala dikira mengancungkan jari, mengusir lalat dikira melambai.
3.Perbuatan Komunikatif: perbuatan yang mengharapkan rangsangan / respons.
Syarat : Antara komunikator dan komunikan mempunyai tafsiran yang sama terhadap lambang yang digunakan.Alat :bunyi peluit, sinar lampu, tanda morse.

Umpan balik

C. Komunikasi Verbal dan Nonverbal

  • Verbal: rangsangan yang Timbul dr alat bicara manusia.
  • Non Verbal: rangsangan yg timbul bukan dr alat bicara manusia.
  • Komunikasi Non Verbal: rangsangan nonverbal ditanggapi nonverbal

Sarana: -gerak gerik anggota badan : perubahan mimik,tepuktangan (nonverbal),sirine,peluit,kenthongan( auditif),-sinar lampu, cermin,bendera ( visual)

  • Komunikasi Verbal : rangsangan verbal ditanggapi verbal.

Sarana: auditif > komunikasi menggunakan bunyi artikulasi antara komunikator dan komunikannya. Dapat berupa fonem, morfem,kata,kelompok kata/kalimat.

Tahap:
Fatis(penataan materi bunyi)-> Proposional (penawaran pesan)->ilokutif (pesan dapat diinterpretasikan komunikan)->pengungkapan..

Apabila tahap terlaksana dengan baik, maka terjadilah komunikasi verbal.